Jenis Penyakit Yang Menular

10 Agt 2012

Ada banyak Jenis Penyakit Yang Menular dan banyak cara macam macam penyakit dan penularan suatu penyakit. Penularan ini terjadi karena bibit penyakit yang sedang menghinggapi penderitanya berpindah ke tubuh orang lain. Mengetahui cara penularan ini sangat penting untuk mencegah perluasan epidemi berbagai penyakit.

Jenis Jenis Penyakit Menular Melalui Udara

Udara merupakan kebutuhan makhluk hidup yang tak tergantikan. Tanpa adanya udara, semua makhluk hidup termasuk manusia tidak dapat hidup. Udara yang dihirup melalui hidung atau mulut menjadi penyambung hidup. Oleh karena itulah, jenis-jenis penyakit menular yang perantaranya udara sering menjadi penyakit yang sulit untuk dikendalikan.

Inilah beberapa contoh jenis jenis penyakit menular yang memanfaatkan udara sebagai media penularannya:

1. Radang paru-paru atau pneumonia

Gejala radang paru-paru mirip gejala selesma dan radang tenggorokan, misalnya demam, napas memburu, sesak napas, napas berbunyi, batuk, dan badan lemas. Penyebab bakteri ini adalah Hemopilus influenza dan Streptococus pneumoniae yang beterbangan di udara sehingga dapat terhirup dan masuk ke tubuh.

Bakteri ini kemudian berdiam diri di sistem pernapasan (terutama di saluran pernapasan) manusia, baik dewasa maupun anak-anak. Keberadaan bakteri ini di dalam tubuh dapat menginfeksi paru-paru, bahkan dapat menyebabkan meningitis (radang selaput otak) dan infeksi pada pembuluh darah.

Bakteri penyebab jenis jenis penyakit menular yang satu ini mudah ditemukan di daerah dengan sistem sanitasi buruk. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan menjadi syarat utama penularan penyakit ini. Selain itu, terapkan pola hidup sehat dan biasakan mencuci tangan dengan sabun.

2. SARS

SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau sindrom pernapasan akut parah sempat menjadi momok beberapa waktu silam karena penularannya terjadi lintas negara. Gejala awal penyakit ini adalah batuk dan napas pendek-pendek. Gejala lanjutan tidak jauh berbeda dengan penyakit flu, ditambah dengan demam tinggi, tubuh menggigil, lesu, sakit kepala, dan nyeri sekujur tubuh.

Bakteri penyebab SARS juga hidup beterbangan di udara. Nama bakterinya adalah Coronavirus. Virus ini juga bertanggung jawab atas penyakit saluran pernapasan atas lainnya, termasuk flu biasa.

Asia adalah benua dengan penderita SARS terbanyak, terutama Hong Kong dan Cina. Penyakit yang belum ditemukan vaksinnya ini sangat cepat menyebar sehingga menimbulkan kekhawatiran global.

Itulah 2 contoh jenis jenis penyakit menular yang bakteri penyebabnya beterbangan dan hidup di udara. Selain keduanya, berbagai virus flu juga menyebar melalui udara, seperti influenza, flu burung, dan flu babi.

Untuk mencegah tertular penyakit melalui udara, ikuti beberapa tips berikut ini:

Pastikan Anda selalu mencuci tangan dengan sabun setelah bepergian.
Jika perlu, gunakan alkohol 70% untuk menghilangkan kuman dan bakteri di kulit.
Kenakan masker saat berada di tempat-tempat yang terdapat banyak orang sakit, seperti klinik dan rumah sakit.
Jaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat.

Jenis Jenis Penyakit Menular Melalui Hewan

Ada banyak jenis-jenis penyakit menular yang media penularannya adalah hewan. Berikut ini di antaranya:

1. Rabies

Rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Rabies disebut juga sebagai penyakit anjing gila, walau sebenarnya tidak hanya anjing yang berpotensi menyebabkan penyakit ini tetapi juga kucing, rakun, kera, dan kelelawar.

Virus yang bertanggung jawab atas infeksi jenis jenis penyakit menular yang satu ini adalah Rhabdoviridae dan Lysavirus. Rabies ditularkan melalui gigitan hewan. Hewan yang mengidap penyakit rabies terlihat agresif, buas, tetapi juga bisa sangat tenang. Ciri utama hewan yang terkena rabies adalah gelisah dan air liurnya terus menerus menetes.

Pada manusia, gejala rabies meliputi demam, batuk, sakit tenggorokan, hingga berhalusinasi dan kejang. Rabies juga bisa memicu radang otak. Untuk mencegah rabies, sebaiknya anjing dan hewan lain yang berkeliaran di pemukiman manusia diberi vaksin rabies. Apabila ada hewan yang diasumsikan terkena rabies, segera singkirkan sebelum ia menyebabkan wabah rabies di tempat tersebut.

Rabies lazimnya ditularkan melalui gigitan. Apabila Anda telah terlanjur digigit oleh hewan, segera periksakan ke dokter saat itu juga. Biasanya dokter akan memberikan suntik tetanus untuk mencegah virus berkembang biak di dalam tubuh, dan penelitian lebih lanjut di laboratorium mengenai Anda dan hewan yang menggigit Anda akan dilakukan secara intensif.

2. Toksoplasmosis

Penyakit toksoplasmosis yang lebih dikenal dengan toksoplasma adalah penyakit yang identik dengan kucing. Penyebab penyakit ini adalah parasit protozoa bernama Toxoplasma gondii. Parasit ini memang lebih sering menginfeksi kucing (dibandingkan hewan lain).

Tidak semua kucing terinfeksi toksoplasma. Kucing yang terinfeksi toksoplasma umumnya menunjukkan gejala-gejala seperti demam dan kurang nafsu makan. Lebih jauh lagi, kucing yang terinfeksi toksoplasma terlihat tidak sehat. Jika kucing tersebut hamil, ia akan melahirkan anak kucing yang cacat, sakit, atau bahkan mati.

Penularan toksoplasma pada manusia terjadi jika manusia terkena kontak dengan tinja kucing yang terinfeksi toksoplasma. Protozoa penyebab toksoplasma dapat hidup di lingkungan luar inangnya selama bertahun-tahun. gejala toksoplasma pada manusia tidak terlihat jelas. Secara umum manusia yang terinfeksi menunjukkan gejala berupa meningkatnya suhu tubuh dan membesarnya kelenjar limfa (terutama di leher). Gejala lanjutan bisa berupa sakit sendi dan otot, kejang leher, ruam kulit, dan hepatitis. Jika pengidap toksoplasma mengandung, bayinya akan lahir cacat.

Meski identik dengan kucing, toksoplasma sebenarnya ditularkan juga melalui daging yang tidak matang sempurna dan susu yang tidak dipasteurisasi. Bahkan menurut catatan medis global, penularan toksoplasma lebih sering diakibatkan oleh konsumsi daging mentah daripada oleh kontak dengan kucing.

Itulah 2 contoh jenis jenis penyakit menular melalui hewan. Selain itu, ada juga pes, flu burung, ebola, dan sebagainya. Untuk menghindari tertular penyakit melalui hewan, berikut tipsnya:

Jika memelihara hewan, berikan vaksin (toksoplasma, rabies, dan sebagainya) pada hewan tersebut.
Hindari memberi makan makanan mentah pada hewan.
Pantau jumlah anjing liar dan kesehatannya.
Jaga daya tahan tubuh Anda

Jenis Jenis Penyakit Menular Seksual

Penyakit kelamin adalah penyakit yang penularannya melalui hubungan seksual. Cukup banyak pula jenis-jenis penyakit menular pada manusia yang bisa menyebar lewat aktivitas ini. Inilah beberapa di antaranya:

1. Gonore atau kencing nanah

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae ini adalah penyakit seksual yang bisa menular pada pria dan wanita. Pada pria yang tertular, gejala kencing nanah baru muncul 2 - 7 hari pasca tertular. Gejala pada pria berupa rasa tidak nyaman pada uretra, rasa nyeri saat buang air kecil, dan keluar nanah dari penis.

Sementara itu pada wanita, gejala jenis jenis penyakit menular yang satu ini baru timbul 7 - 21 hari pasca tertular. Gejala awal sangat ringan sehingga tidak begitu terasa. Lama-kelamaan gejala semakin berat, yaitu sering ingin buang air kecil tidak tertahankan, rasa sakit saat kencing, keluarnya nanah dari vagina, serta demam. Pada wanita, infeksi dapat menyerang organ reproduksi sehingga tidak lagi normal.

Melakukan seks oral dan seks anal dengan pengidap kencing nanah juga bisa menyebabkan Anda tertular. Radang tenggorokan dan infeksi dubur adalah akibatnya. Segera konsultasi dengan dokter kulit dan kelamin ketika terinfeksi.

2. Herpes genitali

Herpes genitali adalah herpes yang menyerang kemaluan. Sebagaimana herpes pada umumnya, herpes genitali terlihat seperti ruam dan koreng yang berbintil-bintil banyak di permukaan kulit yang menjadi kemerahan. Herpes ini adalah bentuk infeksi akut penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus bernama Herpes Simplex.

Herpes genitali dapat menginfeksi pria maupun wanita. Berbagai bentuk kontak seksual dapat menyebabkan penularan virus penyebab penyakit ini. Dampak herpes genitali lebih parah pada wanita, yaitu sang wanita akan menularkan virus ini kepada janinnya saat ia hamil.

Itulah 2 contoh jenis jenis penyakit menular seksual. Selain itu, ada juga sifilis, kutil kelamin, AIDS, dan sebagainya. Agar terhindar dari penyakit menular seksual, jangan melakukan kontak seksual dengan berganti-ganti pasangan.

Memiliki satu pasangan merupakan cara terbaik untuk menghindari terjadinya penularan penyakit ini. Jauhilah kehidupan seks bebas agar tidak terjangkit penyakit yang mematikan ini. Setia pada pasangan akan menjauhkan Anda dari tertularnya penyakit kelamin.

Itulah sebagian kecil jenis jenis penyakit menular yang bisa menjangkiti manusia melalui berita populer.

0 comments:

Poskan Komentar

 
© Copyright Berita Populer All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.